Mitos Mengenai Hipertensi – Tekanan darah tinggi istilah medisnya hipertensi merupakan salah satu gangguan sistem peredaran darah dimana tekanan darah melebihi batas normal. Penyebab hipertensi bermacam macam, bisa diakibatkan oleh faktor makanan, kebiasaan, stres yang berlebihan, faktor umur, bahkan juga faktor genetik.

Hipertensi pun juga merupakan salah satu penyakit yang berbahaya. Mengapa? Karena tergangguanya aliran darah dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Akibatnya, terjadilah berbagai macam komplikasi penyakit seperti serangan jantung dan stroke akibat tersumbatnya aliran darah.

Ada beberapa mitos mengenai hipertensi yang dipercayai banyak orang. Berikut mitos mengenai hipertensi beserta faktanya.

Mitos Mengenai Hipertensi

Mitos mengenai hipertensi pertama : Hipertensi merupakan penyakit sepele dan tidak terlalu berbahaya.

Hipertensi adalah penyakit sepele merupakan suatu pernyataan yang salah besar. Padahal faktanya, hipertensi merupakan penyakit yang sangat berbahaya apabila tidak segera ditangani dengan cepat.

Pembuluh darah memiliki sifat yang fleksibel, bisa menyempit kapanpun termasuk pada saat tekanan darah sedang tinggi. Menyempitnya aliran darah jika dibiarkan lama lama pada akhirnya akan mengakibatkan pembuluh darah tersumbat. Akan lebih berbahaya lagi jika letak penyumbatan aliran darah tersebut terjadi di pembuluh darah otak atau jantung.

Mitos mengenai hipertensi ke-2 : kolesterol tinggi lebih berbahaya daripada hipertensi

kolesterol tinggi termasuk salah satu penyakit yang berbahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk jantung. Maka dari itu, banyak yang menyangka bahwa kolesterol tinggi lebih berbahaya daripada hipertensi. Padahal faktanya, kedua penyakit tersebut memilki tingkat bahaya yang sebanding.

Jika kolesterol tinggi dapat berakibat datangnya serangan jantung, maka sama halnya dengan hipertensi. Penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah akibat hipertensi jika terjadi di jantung juga akan mengakibatkan serangan jantung.

Mitos mengenai  hipertensi ke-3 : Usia muda tidak memiliki resiko terkena hipertensi

Memang benar, salah satu penyebab hipertensi adalah karena faktor usia. Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika orang yang usianya muda dapat mengalami hipertensi juga. Karena selain faktor umur, hipertensi juga dapat disebabkan oleh faktor makanan, faktor kebiasaan, bahkan faktor genetik sekalipun.

Mitos mengenai hipertensi ke-4 : Semua penderita hipertensi mengalami gejala hipertensi

Penderita hipertensi memang memungkinkan untuk mengalami gejala gejala hipertensi seperti sakit kepala, mual, telinga berdenging, dll. Namun, juga bukan tidak mungkin jika penderita hipertensi tidak mengalami gejala hipertensi layaknya orang sehat lainnya. Karena fakta inilah kita disarankan untuk memeriksa tekanan darah setiap enam bulan atau setangah tahun sekali.

Mitos mengenai hipertensi ke-5 : hipertensi dapat diatasi dengan mudah oleh obat obatan dari dokter.

mungkin dokter akan memberikan resep obat pada saat anda perikasa. Ya, obat obatan tersebut memang dapat membantu mengontrol tekanan darah. Namun, apakah setelah anda berhenti minum obat tersebut tekanan darah akan normal secara pemanen? Tentu jika ingin tekanan darah kembali normal secara permanen anda harus menambahnya dengan menjaga kebiasaan, menjaga berat badan, menjaga pola makana, dan menghindari segala hal yang dapat menyebabkan hipertensi.

Mitos mengenai hipertensi ke-6 : Penderita hipertensi tidak boleh mengkonsumsi garam sedikitpun.

Memang telah terbukti secara medis bahwa garam dapat meningkatkan tekanan darah tinggi. Tapi, bukan berarti penderita hipertensi tidak boleh mengkonsumsi garam sedikitpun. Karena yodium pada garam juga dibutuhkan oleh tubuh.

Mitos mengenai hipertensi ke-7 : daging kambing menyebabkan hipertensi

Pernyataan bahwa daging kambing menyebabkan hipertensi merupakan mitos belaka dan tidak pernah dibuktikan secara medis.  Yang menyebabkan hipertensi sebenarnya bukan dagingnya, melainkan cara pengolahannya. Jika daging kambing diolah dengan cara ditaburi banyak garam sudah pasti dapat mengakibatkan darah tinggi.

Mitos mengenai hipertensi ke-8 : orang yang memiliki emosi tinggi sudah pasti menderita hipertensi.

Tidak terkontrolnya emosi memang merupakan salah satu gejala non fisik hipertensi. Walaupun begitu, bukan berarti orang yang emosinya tinggi dan suka marah marah menderita hipertensi semua.

Mitos mengenai hipertensi ke-9 : Gula dapat menyebabkan hipertensi

Selain garam, banyak yang menganggap bahwa gula juga dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi. Padahal, belum ada penelitian yang menemukan adanya hubungan antara gula dengan tekanan darah.

Mitos mengenai hipertensi ke-10 : Hipertensi tidak dapat dicegah.

Segala penyakit tentu dapat dicegah, termasuk hipertensi. Hipertensi dapat dicegah dengan cara menjaga kebiasaan, rajin olahraga, menjaga pola makan, dll.


MEMPERKANALKAN

CARDO-R | SUPLEMEN KAPSUL HERBAL MENGOBATI HIPERTENSI

 

CARDO R - OBAT HERBAL UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH TINGGI

CARDO-R merupakan obat hipertensi yang diproduksi oleh Pt. Lhiza herbal international. Obat hipertensi lain yang dijual di apotek seperti obat hipertensi jenis diuretik, calcium blocker, dll memang kebanyakan menimbulkan efek samping. Namun, berbeda dengan CARDO-R.

CARDO-R hanya mengandung beberapa ekstrak tanaman herbal yang tidak menimbulkan efek samping. ekstrak tanaman herbal yang terdapat pada CARDO-R antara lain adalah daun pegagan, daun seledri, daun, salam dan ekstrak tanaman herbal lainnya. tanaman tanaman herbal tersebut memang dpercaya sangat efektif mengontrol tekanan darah. selain mengontrol tekanan darah, CARDO-R juga memilki manfaat lain seperti mengatasi masalah seksual karen ahipertensi, mencegah terjadinya komplikasi, dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

KLIK GAMBAR UNTUK INFO LEBIH LANJUT


ARTIKEL TERKAIT 

pengobatan lini kedua untuk penderita hipertensi
makanan untuk menurunkan tekanan darah tinggi
penyebab hipertensi (tekanan darah tinggi)
gejala hipertensi yang tak boleh diabaikan