Kesalahan Malam Pertama yang Sering Dilakukan Pengantin Baru

Kesalahan malam pertama – salah satu hal yang paling dinanti nanti oleh pasangan yang baru menikah adalah malam pertama. Walau banyak yang menanti, setiap orang berbeda beda dalam menanggapinya. Ada yang tidak sabar menanti datangnya malam tersebut, ada juga yang justru gugup dan takut ketika ingin menjalani malam pertama.

Kebanyakan orang, terutama wanita membayangkan jika malam pertama adalah malam yang indah namun menyakitkan.

Mengapa menyakitkan bagi wanita? malam pertama merupakan malam dimana pasangan suami istri akan melakukan hubungan seksual untuk yang pertama kalinya. Dan pada saat tersebutlah wanita akan melepas keperawanannya yang ditandai oleh robeknya selaput dara. Robeknya selaput dara memang akan terasa sakit dan perih. Bahkan beberapa diantarnya ada yang mengeluarkan darah. itulah yang membuat para pengantin baru menjadi gugup, takut, bahkan stres saat akan menjalani malam pertama.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengantin Baru Saat Menjalani Malam Pertama

Malam pertama sakit? Iya, mungkin saja. Akan tetapi malam pertama akan menjadi malam paling menyenangkan jika tidak melakukan kesalahan. ya, ada beberapa kesalahan yang paling umum dilakukan oleh pengantin baru. Kesalahan inilah yang membuat malam pertama menjadi sakit, menakutkan, hingga gagal.

1. Terlalu gugup dan kaku

Kesalahan malam pertama yang paling sering dilakukan oleh pasangan yang baru menikah adalah gugup yang berlebihan. Rasa gugup memang dapat dimaklumi. Karena pada malam tersebut seseorang akan tidur dan berhubungan seksual dengan orang yang berlum pernah menyentuhnya. Akan tetapi, jangan gugup terlalu berlebihan. Gugup yang berlebihan akan membuat badan menjadi kaku dan akhirnya malam pertama menjadi sakit dan gagal.

Saat rasa gugup datang, cobalah untuk refleks agar badan menjadi sedikit lemas atau tidak kaku. Rilekskan pikiran anda. Dan percayalah, setelah itu rasa gugup akan menghilang dengan sendirinya.

2. Terburu buru

Banyak pasangan pengantin baru yang juga sering melakukan keselahan ini saat malam pertama. Ya, terburu buru. Dalam hal ini, terburu buru yang dimaksud adalah malam pertama yang dipaksakan untuk harus dilakukan pada malam pernikahan. Walaupun malam pertama identik dengan malam pertama pernikahan, tapi tidak harus dilakukan pada malam itu juga. Bisa 2-3 hari setelah malam pernikahan.

Gunakanlah malam pertama pernikahan untuk saling mengenal dahulu. Dan ijinkan pasangan untuk mengenal lebih jauh mengenai tubuh anda. Baru setelah benar benar saling mengenal lebih jauh lakukan malam pertama.

3. Tidak melakukan foreplay

Bagian terpenting untuk memulai hubungan seksual adalah foreplay (pemanasan). Lalu, bagaimana jika hubungan intim tidak dimulai dengan foreplay? Tentu akan menjadi kacau, apalagi hubungan seks pada malam pertama! Malam pertama tanpa foreplay (langsung penetrasi) dijamin akan gagal dan kacau. Terlebih lagi pengantin wanita lah yang akan menderita dan kesakitan.

Maka dari itu, mulailah malam pertama anda dengan foreplay. Pertama, ajak pasangan mengobrol lalu bisikkan kata kata romantiz atau sekedar memujinya. Setelah itu, cium pasangan anda dan lanjut untuk menyentuh dengan lembut bagian bagian sensitifnya.

4. Terlalu canggung dan malu malu

Pada point ke-2, telah kita bahas bahwa malam pertama tidak boleh dilakukan dengan terburu buru. Ada baiknya jika malam pertama dilakukan 2-3 hari setelah malam pernikahan dengan tujuan agar saling mengenal lebih jauh dulu. Hal tersebut tentu ada tujuannya. Tujuan untuk tidak terburu buru adalah agar pasangan pengantin baru tidak malu malu saat mejalankan malam pertama nantinya. Karena banyak pasangan pengantin baru yang masih malu malu namun tetap dipaksakan menjalani malam pertama. Sehingga pada malam tersebut suasana menjadi canggung dan akhirnya gagal.

5. Berpura pura bersikap liar

Selain malu malu dan canggung, anda juga tidak boleh berpura pura bersikap liar. Jangan berpura pura menjadi orang yang paling bisa dan paling jago memuaskan hanya untuk menyenangkan pasangan saja. Hal tersebut akan membuat istri menjadi kecewa jika pada kenyataannya anda belum bisa memuaskan.

6. Bingung harus mulai dari mana

Inilah mengapa pendidikan seks penting untuk dikaji lebih dalam. Di berbagai negara maju, pendidikan seks sudah diajarkan sejak dini da tentunya juga diajarkan untuk tidak menyimpang mengenai masalah seks. Di Indonesia, banyak orang orang dewasa yang belum mengetahui lebih dalam mengenai seks. Dan akibatnya akan terjadi di malam pertama. Orang yang tidak pintar mengenai pendidikan seks akan menjadi bingung harus mulai dari mana saat menjalani malam pertama nanti. Tidak dipelajari sejak dini pun tidak apa apa. Setidaknya, pendidikan seks harus dipelajari sebelum atau akan menikah.

Itulah kesalahan malam pertama yang umum dilakukan oleh pasangan penganti baru. Keselahan kesalahan di atas lah yang membuat banyak orang takut malam pertama. Padahal jika malam pertama dilakukan dengan benar maka malam pertama akan menjadi malam paling nikmat, membahagiakan, sekaligus berkesan.

VIREX – Kopi Stamina & Vitalitas Pria

kopi virex

Dapatkan kopi virex di bawah ini

ADN-Order-Via-WA

Artikel Lainnya

Cara mengatasi ejakulasi dini tanpa obat

Tips untuk pria agar ereksi kuat dan “mantap”

7 titik pijatan untuk mengatasi impotensi