Batu Ginjal (nefrolitiasis) - Jenis, Penyebab, Gejala, Diagnosa, & Pengobatan

Apa Itu Batu Ginjal (Nefrolitiasis)?

Batu ginjal istilah medisnya nefrolitiasis atau yang biasa disebut dengan kencing batu merupakan endapan keras mirip batu yang terbentuk di dalam ginjal. Endapan keras tersebut terbentuk akibat pengendapan limbah yang berasal dari zat darah yang disaring oleh ginjal dan lama kelamaan akan mengeras seperti batu.

batu ginjal

Ukuran batu ginjal sendiri sangat kecil, mungkin sekitar beberapa inci saja. penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis ini sangat umum terjadi. Penyakit ini juga bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Namun yang sering mengalami batu ginjal rata rata adalah orang yang umurnya di atas 30 tahun.

Jenis Jenis Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Batu ginjal merupakan hasil pengerasan limbah zat zat darah. Zat zat tersebut bisa juga gabungan dari beberapa bahan kimia. Maka dari tu, batu ginjal bersifat homogen. Karena sifatnya yang homogen tersebut, batu ginjal atau kencing batu dibagi menjadi 4 jenis. Antara lain adalah ;

1. Batu kalsium

Jenis batu ginjal yang paling umum terjadi adalah batu kalsium. Pada kalsium, juga terdapat oksalat.  Kalsium memang merupakan zat gizi yang sangat penting bagi tubuh. Namun jika kadarnya berlebihan, maka akan berbahaya bagi kesehatan.  Jika di dalam tubuh terdapat kalsium oksalat yang terlalu tinggi, tentunya akan ada kalsium yang tidak digunakan tubuh.

Kalsium oksalat yang tidak digunakan tubuh tersebut kemudian akan dibawa darah menuju ginjal. Kalsium oksalat yang ada pada ginjal tersebut lama lama akan mengendap dan mengeras menjadi batu ginjal.

2. Batu asam urat

Jenis batu ginjal selanjutnya adalah batu asam urat. Jika batu kalsium disebabkan karena kadar kalsium oksalat yang terlalu tinggi, maka batu asam urat disebabkan karena kadar asam urat yang terlalu tinggi. Biasanya, jenis batu ginjal ini dialami oleh penderita asam urat.

Asam urat yang berasal dari purin juga akan dibawa darah menuju ginjal. Dan pada akhirnya asam urat tersebut akan mengeras membentuk batu ginjal.

3. Batu sistin

Biasaya, jenis batu ginjal yang satu ini dialami oleh para penderita sistinuria. Sistinuria merupakan penyakit akibat tingginya kadar sistin dalam urin. Sedangkan sistin sendiri merupakan asam amino penyusun otot otot dan syaraf. Jika jumlah sistin ini terlalu tinggi, maka akan menumpuk di ginjal dan pada akhirnya mengeras membentuk batu ginjal.

4. Batu struvit

Batu ginjal jenis struvit ini merupakan jenis batu ginjal paling berbahaya. Mengapa? Karena pertumbuhan batu struvit sangat cepat dibanding jenis batu ginjal lainnya. Jika batu ginjal terlalu besar, maka akan dapat menyumbat saluran ginjal dan kadung kemih.

Struvit sendiri merupakan senyawa ammonium magnesium fosfat yang berasal dari ammonia dan mineral magnesium hasil limbah zat zat darah. Struvit yang menumpuk terlalu banyak maka akan menghasilkan pengendapan di ginjal dan pada akhirnya membentuk batu ginjal.

Penyebab Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab batu ginjal (nefrolitiasis), antara lain adalah ;

1. Sering melakukan kebiasaan buruk

Salah satu kebiasaan buruk penyebab batu ginjal yang sering dilakukan banyak orang adalah malas mengkonsumsi air putih.

2. Terlalu sering mengkonsumsi makanan penyebab batu ginjal

makanan penyebab batu ginjal adalah makanan yang mengandung kalsium oksalat  seperti susu, keju, ikan teri,kopi, tahu, tempe dll. Dan makanan yang tinggi purin (asam urat) seperti jeroan, kacang kacangan, bayam, ayam kalkun, dll. Makanan makanan tersebut memang boleh dikonsumsi, bahkan sangat boleh. Apalagi makanan yang mengandung kalsium. Tapi, tentunya harus dengan jumlah yang pas dan seimbang.

3. Ada anggota keluarga yang memilki riwayat penyakit batu ginjal

batu ginjal dapat menyerang siapa saja yang anggota keluarganya pernah menderita batu ginjal. Karena batu ginjal merupakan penyakit genetik (turunan).

4. Diet

Beberapa jenis diet mengharuskan untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Seperti diet protein hewani. Dimana protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat yang bisa membentuk batu ginjal.

5. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan seperti diare akan menyebabkan batu ginjal kalsium oksalat. Karena pada saat diare tubuh akan kekurangan cairan dan urin. Dan penyerapan kalsium pun akan terganggu hingga pada akhirnya menumpuk membentuk batu ginjal.

6. Mengkonsumsi obat obatan tertentu

Ada beberapa jenis obat obatan yang dapat memicu pengendapan kalsium hingga menjadi batu ginjal.

Ciri Ciri atau Gejala Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Biasanya, batu ginjal akan terasa gejalanya jika ukurannya sudah agak membesar. Karena jika batu ginjal telah membesar akan bisa bergesekan dengan ureter hingga menyebabkan luka dan menyebabkan urin mengeluarkan darah. Selain keluarnya darah bersamaan dengan urin, gejala lain batu ginjal antara lain adalah;

  1. Nyeri pada punggung bagian bawah.
  2. Nyeri pada perut bagian samping.
  3. Sering buang air kecil.
  4. Sakit saat buang air kecil.
  5. Mual.
  6. Demam tinggi.
  7. Tubuh lebih mudah lelah.
  8. Diare berkepanjangan.
  9. Urin berwarna keruh (butek)
  10. Urin berbau busuk.

Diagnosa Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Dokter akan mendiagnosa pasiennya apakah benar benar mengalami batu ginjal dengan cara ;

  1. Bertanya kepada pasien terkait apa saja gejala yang dirasakan.
  2. Bertanya kepada pasien adakah anggota keluargan yang memilki riwayat penyakit batu ginjal.
  3. Bertanya kepada pasien apakah pernah melakukan diet protein atau tidak.
  4. Bertanya kepada pasien apakah pernah mengkonsumsi obat obatan tertentu.

Dokter tidak akan langsung mendiagnosa pasien jika jawaban pasien dari pernyataan dokter di atas menunjukkan bahwa pasien memang menderita batu ginjal. Dokter akan terlebih dahulu memeriksa tubuh pasien secara langsung agar memang benar benar terbukti. contoh cara yang dilakukan untuk memeriksa atau mengetest pasien batu ginjal adalah test urin, USG, CT scan, rontgen, dan IVU).

Pencegahan Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Pencegahan batu ginjal dapat dilakukan dengan rajin mengkonsumsi air putih minimal 2 liter/hari, membatasi mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium oksalat, purin, dan makanan penyebab batu ginjal lainnya. Selain itu, olahraga atau rajin beraktivitas juga dapat mencegah batu ginjal.

Pengobatan Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Pengobatan batu ginjal dapat dilakukan dengan beberapa cara medis. Antara lain adalah ;

1. Operasi (pembedahan)

Salah satu cara medis mengobati batu ginjal adalah dengan mengambil batu ginjal itu sendiri yaitu dengan operasi. Operasi pengambilan batu ginjal dilakukan dengan cara menyayat permukaan kulit punggung kemudian dokter akan mengangkat batu ginjal tersebut.

2. Ureteroskopi

Pengobatan batu ginjal menggunakan uretroskopi dilakukan dengan emasukkan uretroskopi tersebut ke dalam ureter melalui kandung kemih dan uretra. Setelah alat itu menangkap letak batu ginjal kemudian batu ginjal akan langsung dihancurkan menggunakan laser.

3. Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL)

Cara mengobati batu ginjal selanjutnya adalah dengan ESWL. Batu ginjal akan dihancurkan dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound).

4. Percutaneous nephrolithotomy (PCNL)

Cara mengobai ginjal yang satu ini hampir mirip dengan cara nomor 2. Bedanya, cara PCNL dilakukan menggunakan nephroscope. Yaitu sebuah alat yang dapat langsung menhancurkan batu ginjal dengan cara memasukkan ke dalam ureter. Cara memasukkan nephroscope adalah dengan menyayat sedikit perut bagian punggung.

Selain pengobatan medis, batu ginjal juga dapat diobati dengan cara alami atau herbal. Sekarang, banyak sekali klinik klinik herbal pengobatan penyakit, termasuk batu ginjal. Selain itu, banyak juga tanaman tanaman herbal untuk mengobati batu ginjal yang dapat diracik sendiri di rumah.

MEMPERKNALKAN …

STONOF | OBAT HERBAL BATU GINJAL 

Aman, Alami, Praktis, & No efek samping

Terbuat dari 100% bahan herbal
STONOF - OBAT HERBAL BATU GINJAL 

Stonof merupakan obat herbal batu ginjal yang diproduksi oleh Pt. Lhiza herbal international. kandungan tanaman tanaman herbal yang terdapat pada Stonof seperti ekstrak daun mengkudu, daun pegagan, daun sambiloto, kumis kucing, dan herbal rahasia lainnya sangat efektif menghancurkan batu batu ginjal tanpa merusak organ tubuh lainnya.

Selain mengobati penyakit batu ginjal, Stonof juga memilki khaisat lain diantaranya adalah ;

  • Mencegah dan mengobati radang saluran kemih.
  • Meredakan rasa nyeri perut penderita batu ginjal.
  • Mencegah pembentkan endapan batu pada ginjal.
  • Membersihkan racun racun di ginjal.
  • Memperbaiki dan memaksimalkan fungsi ginjal.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.

Stonof juga sangat aman tanpa menimbulkan efek samping apapun jika dikonsumsi. Stonof sudah mendapatkan izin dari BPOM dengan nomor registrasi POM TR 173303491.]

~ DAPATKAN STONOF DENGAN CARA KLIK DI SINI ~


Artikel Lainnya 

makanan untuk menurunkan tekanan darah tinggi

5 komplikasi penyakit akibat kolesterol tinggi

12 makanan enak & lezat yang aman dikonsumsi penderita diabetes