Macam-Macam Pengobatan Hipertensi atau Darah Tinggi

Macam-Macam Pengobatan Hipertensi – Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan gangguan kesehatan yang dialami banyak orang. Menurut WHO, penyakit hipertensi telah membunuh 9,4 juta penderita setiap tahunnya.

Pengertian hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Hipertensi bisa disebabkan karena faktor usia, keturunan, dan pola hidup yang tidak sehat.

Jika terlanjur menderita hipertensi, apa yang harus seseorang lakukan? Tentunya penderita hipertensi harus mulai menjalani pola hidup sehat dan berusaha mengobatinya. Lantas, bagaimana cara mengobati hipertensi? Simak ulasan mengenai macam macam pengobatan hipertensi berikut ini.

Macam-Macam Pengobatan Hipertensi

Di bawah ini adalah informasi umum mengenai macam-macam pengobatan hipertensi.

1. Menjalani pola hidup sehat

Hidup sehat menjadi salah satu macam pengobatan hipertensi. Perubahan pola hidup untuk mengobati hipertensi bisa terlihat hasilnya dengan cepat dan efektif. Bentuk pola hidup sehat yang harus dilakukan antara lain:

  • Mengonsumsi makanan sehat, rendah lemak, dan bergizi seimbang seperti buah, sayur, nasi merah, dan yang lainnya.
  • Mengurangi konsumsi garam hingga kurang dari 1 sendok teh per hari.
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol.
  • Mengurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, atau soda.
  • Berhenti merokok.
  • Menurunkan berat badan.
  • Aktif berolahraga.
  • Melakukan terapi relaksasi seperti yoga atau meditasi.

2. Mengonsumsi obat-obatan medis

Dalam beberapa kasus, penderita hipertensi kadang harus mengonsumsi obat hipertensi. Beberapa jenis obat hipertensi antara lain:

  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor

ACE Inhibitor menjadi salah satu dari macam-macam pengobatan hipertensi. Obat-obatan ACE Inhibitor bekerja dengan membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Efek samping obat ini adalah batuk kering berkelanjutan.

  • Antagonis reseptor angiotensin-2

Jenis obat hipertensi ini diberikan sebagai pengganti apabila efek samping obat-obatan ACE Inhibitor terasa sangat mengganggu. Antagonis Reseptor Angiotensin-2 memiliki fungsi yang sama dengan ACE Inhibitor.

  • Diuretik

Jenis obat hipertensi diuretik juga dikenal sebagai “pil air”. Fungsinya untuk membuang sisa air dan garam dari dalam tubuh melalui urin. Menyingkirkan kelebihan garam dan cairan dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membuat jantung dapat memompa darah lebih ringan. Efek samping dari mengonsumsi pil diuretik antara lain lebih sering buang air kecil, kram otot, nyeri perut, serta pusing.

  • Calcium channel blockers

Hipertensi bisa disebabkan karena sel-sel otot jantung dan pembuluh darah penuh dengan kalsium sehingga tidak bisa memompa darah. Agar kalsium tidak memasuki sel-sel otot jantung dan pembuluh darah, obat-obatan Calcium Channel Blockers (penghambat kanal kalsium) bisa digunakan. Jenis obat hipertensi ini bekerja dengan mengendurkan arteri dan menurunkan tekanan darah. Efek sampingnya yaitu pusing, mulut kering, mual, dan yang lainnya.

  • Alpha-blockers

Alpha-blockers digunakan untuk melemaskan pembuluh darah sehingga darah mengalir lebih mudah dalam pembuluh darah. Efek samping jenis obat hipertensi ini meliputi pingsan saat penggunaan pertama, pusing, kelelahan, serta pergelangan kaki membengkak.

  • Beta-blockers

Jika Anda mengonsumsi jenis obat hipertensi beta-blockers, jantung akan berdetak lebih lambat dan dengan tenaga lebih sedikit sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Efek sampingnya adalah peningkatan tekanan darah atau serangan angina (angin duduk).

3. Mengobati hipertensi dengan bahan alami

Termasuk macam-macam pengobatan hipertensi, ternyata ada bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan. Bahan-bahan alami tersebut antara lain:

  • Bawang putih
  • Bawang bombai
  • Buah mengkudu
  • Bunga jeruk nipis
  • Daun jeruk nipis
  • Pisang
  • Daun meniran
  • Mentimun
  • Daun pegagan
  • Daun seledri
  • Belimbing manis
  • Belimbing wuluh
  • Daun salam
  • Rumput laut
  • Blewah
  • Daun alpukat

4. Mengobati hipertensi dengan obat herbal

Selain 3 macam pengobatan hipertensi di atas, ada satu cara yang bisa dicoba untuk mengobati hipertensi. Yaitu dengan mengonsumsi obat herbal. Walaupun pengobatan alternatif, namun cara ini tak kalah efektif untuk mengobati hipertensi.

Pilihlah obat herbal hipertensi yang terbuat dari bahan alami berkualitas. Periksa juga apakah obat herbal hipertensi tersebut telah mendapatkan nomor registrasi aman BPOM atau belum. Dengan memerhatikan hal-hal tersebut, tak akan ada lagi rasa was-was saat mengonsumsinya.

Itulah macam-macam pengobatan hipertensi yang bisa dipilih. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba salah satu bentuk pengobatan hipertensi di atas.

Semoga bermanfaat.


KABAR GEMBIRA!!!

Kini Telah Hadir

Obat Herbal Hipertensi yang Aman, Halal,

Praktis, dan Tentunya Berkhasiat.

Cardo-R, Solusi Terbaik Sembuhkan Hipertensi!

Cardo-R Obat Herbal Hipertensi Darah Tinggi

[ Dapatkan Info Lengkapnya Disini ]