manfaat mahkota dewa untuk kanker,manfaat mahkota dewa,tanaman mahkota dewa,buah mahkota dewa,mahkota dewa,manfaat buah mahkota dewa,khasiat buah mahkota dewa,cara mengolah buah mahkota dewa,manfaat buah dewa,khasiat buah mahkota dewa untuk kesehatan,manfaat mahkota dewa untuk kesehatan,buah simalakama,manfaat buah simalakama,tanaman obat kanker

Manfaat Mahkota Dewa Untuk Kanker – Dari beberapa tanaman obat untuk kanker, mahkota dewa termasuk yang paling ampuh. Tanaman yang kabarnya berasal dari Papua ini memiliki manfaat yang besar untuk pencegahan dan pengobatan kanker. Banyak orang telah membuktikan khasiat super-nya. Mereka sembuh dari kanker, meski butuh waktu bulanan.

Di Indonesia, tanaman yang memiliki nama ilmiah Phaleria Macrocarpa ini memiliki penyebutan yang beragam. Misalnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta, tanaman ini dijuluki makuto dewo, makuto rojo, dan makuto ratu. Sedangkan orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Oleh orang melayu, buah ini disebut dengan buah simalakama, katanya.

Hasil Penelitian

Dra. Lucie Widowati dari Puslitbang Farmasi dan Obat Tradisional, Departemen Kesehatan, mengatakan, “Saya meneliti mahkota dewa dari tahun 2003.” Hasilnya menunjukkan, biji mahkota dewa sangat toksik, sementara buahnya tidak. Lucie juga menyimpulkan zat dalam buah mahkota dewa meliputi alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, dan polifenol.

Dalam abstraksi laporannya, Lucie menyebutkan buah mahkota dewa bersifat sitotoksik terhadap sel kanker rahim (sel HeLa) dan sel leukemia. Kemampuan lainnya yakni mampu menurunkan kadar gula darah, menurunkan kadar asam urat, serta sebagai antioksidan.

[Baca Juga] Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Laporan itu juga mengungkapkan hasil penelitian Vivi Lisdayati dari Departemen Farmasi, Fakultas MIPA UI. “Riset Vivi menyebutkan kalau mahkota dewa dapat menghambat pertumbuhan kanker darah putih sebesar 50% pada larva udang.”

Sedangkan Sumastuti dari Fakultas Kedokteran UGM yang melakukan uji bioassay terhadap sel kanker rahim menarik kesimpulan awal, ekstrak air buah mahkota dewa dapat menghambat pertumbuhan sel HeLa (sel kanker rahim) dengan Inhibitory Concentration (IC50) sebesar 196,74 mg/ml pada sel kanker manusia.

Terkandung Senyawa Aktif

Bukan sulap, bukan sihir. Setelah melewati uji klinis, tanaman mahkota dewa ini memang sangat bermanfaat. Manfaat besar tersebut berasal dari kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang terdapat di dalamnya.

mahkota dewa,buah mahkota dewa,tanaman mahkota dewa,tumbuhan mahkota dewa,tanaman obat mahkota dewa,biji mahkota dewa,mahkota dewa herbal

Adapun senyawa aktif yang dimaksud antara lain:

  • Polifenol

Manfaat mahkota dewa untuk kanker tidak terlepas dari peranan polifenol yang dimilikinya. Polifenol adalah sejenis senyawa yang bersifat antikanker dan antialergi yang berperan untuk melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas.

  • Alkaloid

Disadari atau tidak, tubuh ternyata menyerap racun yang berasal dari apa yang manusia konsumsi dan hirup. Nah, fungsi alkaloid adalah sebagai detoksifikasi, yaitu untuk membantu tubuh dan meringankan kerja ginjal dalam membuang racun-racun di dalam tubuh.

  • Flavonoid

Flavonoid merupakan senyawa yang dapat membasmi lemak-lemak jahat, terutama di dalam darah, yang berpotensi menjadi sumber penyakit.

  • Saponin

Manfaat mahkota dewa diperkuat dengan adanya kandungan senyawa saponin. Senyawa saponin berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dengan pertahanan tubuh yang kuat, maka virus, kuman, dan bakteri tidak mudah masuk dan berkembang biak. Tak hanya itu, senyawa saponin juga efektif untuk mengurangi kadar gula darah serta mengurangi penggumpalan darah.

  • Sterol

Senyawa sterol memberi efek positif untuk kesehatan kulit. Dengan kadar yang seimbang, senyawa sterol dapat membantu pembentukan vitamin D yang baik untuk menjaga kulit dari bahaya kanker akibat paparan sinar UV.

  • Minyak Atsiri

Selain sebagai antioksidan dan antiinflamasi, minyak atsiri terbukti efektif menahan laju perkembangan sel kanker. Dengan kandungan minyak atsiri ini pula, buah mahkota dewa terbukti ampuh untuk mengobati penyakit kanker payudara dan kanker hati.

  • Antihistamin

Fungsi senyawa antihistamin hampir serupa dengan fungsi yang diberikan oleh senyawa saponin. Antihistamin bertugas untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah diserang virus, kuman, dan bakteri. Kandungan ini membuktikan bahwa mahkota dewa cocok untuk mencegah dan mengobati kanker.

Bukti Nyata

Manfaat mahkota dewa untuk kanker bukan omong kosong belaka. Dalam buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, ketua Kerukunan Wanita Tani Bunga Lily, ada 26 orang yang berhasil sembuh dari sakitnya berkat mahkota dewa, termasuk penyakit kanker.

Di antara ke-26 orang itu adalah Tuti Ariestyani Winarta. Setelah menjalani operasi pengangkatan kista, kondisi tubuhnya menjadi memburuk. Badannya kurus, perutnya membuncit, jari-jari kakinya bengkak, tekanan darahnya naik turun, dan Hb-nya sangat rendah.

Setelah mendapat saran dari Ning, Tuti akhirnya mengonsumsi air rebusan daging buah mahkota dewa. Setelah 6 bulan, Tuti merasa sembuh dan kondisi tubuhnya kembali membaik.

Selain Tuti, Diana yang berdomisili di Bekasi menyatakan berhasil sembuh dari penyakit kanker payudara kanannya. Anna Winata di Bogor dan Retno di Bekasi juga merasa sehat kembali dari sakit kanker rahim berkat mahkota dewa. Ny. Parian di Balikpapan pun berhasil menormalkan kadar gula darahnya berkat tumbuhan obat ini. Masih banyak lagi contoh keberhasilan yang lain.

Cara Mengolah

Cara mengolah mahkota dewa harus dilakukan secara tepat agar manfaat yang diperoleh maksimal. Untuk pengobatan kanker, sajikan bahan-bahan berikut ini.

  • 5 gram buah mahkota dewa yang telah dikeringkan
  • 15 gram kunyit putih
  • 10 gram sambiloto yang telah dikeringkan
  • 5 belas gram daun dewa

Cara Membuat: Rebus semua bahan di atas dengan 5 gelas air. Tunggu hingga menyusut setengahnya. Saring, lalu minum dalam keadaan hangat. Minum 3 kali sehari.

Mahkota Dewa+Temu Putih+Sambiloto = Kanker Sembuh
Kombinasi mahkota dewa, temu putih, dan sambiloto memang efektif untuk mengobati kanker. Anda bisa mengolahnya sebagai obat kanker dengan mengikuti petunjuk di atas. Tak hanya mudah dibuat, namun juga murah harganya.

Selain mengolah sendiri, adakah produk instan yang terbuat dari tanaman mahkota dewa, temu putih, dan sambiloto untuk mengobati kanker?

Kabar gembira!

Telah hadir.. NATURACAN, obat herbal kanker yang terbuat dari ekstrak tanaman mahkota dewa, temu putih, dan sambiloto. Dengan kandungan 3 herbal tersebut, NATURACAN menjadi obat herbal yang ampuh untuk mencegah dan mengobati penyakit kanker.

naturacan,obat kanker,obat kanker herbal,obat herbal kanker,obat kanker alami,obat alami kanker,obat kanker ampuh,obat herbal kanker ampuh,obat kanker terbukti,obat herbal kanker terbukti,obat kanker bpom,obat herbal kanker bpom

Apa Keunggulan NATURACAN?

  • NATURACAN diproses secara higienis dan modern sehingga kandungan super dari ketiga herbal tersebut tidak terbuang sia-sia.
  • NATURACAN telah lulus uji badan POM sehingga aman dikonsumsi jangka panjang.
  • NATURACAN sangat praktis, mudah dibawa kemana saja, tinggal minum tanpa perlu meracik terlebih dahulu.
  • NATURACAN memiliki khasiat yang nyata karena diracik oleh pakar herbal profesional dan berpengalaman.

NATURACAN… Solusi Terbaik Sembuhkan Kanker!


Artikel Lainnya:

11 Tanaman Herbal Untuk Mengobati Kanker

Kenali Cara Pencegahan Batu Ginjal

Cara Alami Mengobati Diabetes dengan Cepat, Tepat, dan Efektif

8 Buah Penurun Kolesterol Tinggi, Mudah Didapat!